Tips foto lamaran kerja yang profesional
Tips foto lamaran kerja yang profesional
Tips foto lamaran kerja yang profesional

Ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mengirimkan lamaran kerja, salah satunya adalah memperhatikan tentang foto melamar kerja.

Pasalnya banyak perekrut yang kerap meminta lampiran foto tersebut dan sebaiknya kamu memberikan foto yang terlihat profesional. Nah, tapi seperti apa kriteria foto lamaran kerja yang profesional tersebut? Untuk memberi kamu gambaran, yuk simak beberapa tips foto lamaran kerja yang profesional berikut ini.

Ketahui pentingnya foto lamaran kerja di CV, resume atau portofolio

Para pelamar kerja di negara-negara Asia dan Eropa kerap menaruh fotonya di berbagai dokumen baik itu di CV, portofolio atau resume. Tahukah kamu kenapa alasanya?

Foto membantu membangun personal branding


Beberapa profesi di industri kreatif seperti desainer grafis, aktor film, model, animator, reporter hingga fashion stylist kerap memiliki kebebasan untuk menaruh foto mereka di bagian resume.
Bukan tanpa alasan, ternyata kebiasaan ini dilakukan sebagai cara membangun personal branding. Hal itu sesuai dengan hasil riset yang menyebutkan bahwa sebuah foto dapat membangun sebuah kepercayaan dan kredibilitas.
Selain itu, menempelkan foto yang sama baik itu di LinkedIn, CV, portofolio dan resume juga dapat menunjukkan citra profesional yang konsisten dari pelamar.

Banyak orang tertarik pada gambar

Tidak bisa dipungkiri dengan banyaknya media sosial saat ini membuat konten visual lebih banyak digandrungi ketimbang konten tulisan.
Dari sini kita bisa menilai bahwa orang-orang termasuk recruiter cenderung menyukai konten visual seperti foto. Dengan penggunaan foto yang tepat dan menarik kamu tentu bisa meraih perhatian mereka.

Diutamakan oleh para pencari kerja global


Tahukah kamu jika para perekrut di negara Eropa seperti di Jerman dan Perancis sangat tertarik dengan kandidat yang menaruh fotonya di CV atau resume.
Meskipun aturan ini tidak sepenuhnya berlaku di Amerika karena di negara tersebut memang jarang pelamar yang menggunakan foto pada CV-nya.
Tentu ini menjadi catatan khusus bagi kamu yang berminat berkarier di luar negeri untuk memperhatikan kebiasaan perekrutan di suatu tempat, termasuk apakah perlu menggunakan foto atau tidak.

Tips membuat foto lamaran kerja yang profesional

Setelah kamu mengetahui beberapa alasan pentingnya foto lamaran kerja, sekarang waktunya mengetahui bagaimana cara membuat foto lamaran kerja yang profesional di CV agar dapat dilirik perekrut.

1. Pilih foto dengan latar belakang netral
   Tips pertama yang perlu kamu perhatikan saat membuat foto lamaran kerja adalah dengan memastikan tidak ada hal yang mencolok  di latar belakang fotomu. Oleh karena itu, pilihlah latar belakang yang netral agar tidak menghilangkan fokus saat perekrut melihat fotomu.

2. Foto lamaran kerja yang terbaru
   Buatlah foto lamaran kerja yang terbaru. Pasalnya, manusia terus mengalami perubahan.
   Bisa jadi tampilan wajahmu berbeda ketika kamu berfoto untuk lamaran kerja beberapa tahun lalu, dan saat ini. Jadi sebaiknya berikan foto lamaran kerja yang terbaru.  

3. Berikan pose yang bagus saat difoto
   Tidak perlu bingung saat berpose untuk foto lamaran kerja. Kamu tidak perlu memperlihatkan gigimu secara lebar di kamera atau bermuka masam. Berposelah dengan    memberikan senyuman kecil yang dapat memberi kesan ramah dan dekat.
   Jika tidak ingin tersenyum, maka kamu bisa mengungkapkan banyak hal melalui mata.
   Tapi dari itu semua yang terpenting adalah berpose dengan keadaan rileks dan mengeluarkan energi yang positif. Dengan begitu kamu bisa membuat pose foto yang lebih    bagus.

4. Memakai kacamata atau tidak
   Terkadang menjadi hal yang sulit untuk memutuskan apakah foto lamaran kerja harus memakai kacamata atau tidak.
   Tidak perlu bingung. Bila kamu memang pengguna aktif kacamata, maka sebaiknya kenakan kacamata saat membuat foto lamaran kerja. Sebaliknya, jika kamu hanya menggunakan kacamata untuk beberapa kesempatan saja, maka jangan gunakan kacamata tersebut saat akan membuat foto lamaran.

5. Pilih foto close up
   Foto lamaran kerja biasanya berbentuk close-up shot, yakni dengan mengambil angle foto dari ujung kepala hingga bahu atau dada.
   Jarang sekali perekrut yang meminta foto full body dari pelamar, kecuali untuk profesi tertentu seperti model.
 
6. Perhatikan pencahayaan yang tepat
   Saat akan membuat foto lamaran kerja, kamu juga perlu memerhatikan pencahayaan dari fotomu tersebut. Jangan sampai terlalu redup atau gelap.

7. Berdandan sebelum membuat foto lamaran kerja
   Tips lain yang perlu diperhatikan dalam membuat foto lamaran kerja adalah berdandan yang tidak berlebihan, serta memakai pakaian sesuai dengan industri kerja yang    dilamar.
   Dengan berdandan, merapikan tatanan rambut, dan memilih pakaian yang smart casual, kamu akan terlihat lebih segar serta profesional. Dengan begitu hasilnya fotonya    akan bagus.

8. Letakkan foto di sepertiga atas halaman
   Seorang penulis resume terkenal di New York bernama Dawn Bugni menyarankan untuk menaruh foto lamaran di sepertiga di atas halaman CV, karena peletakan itu dianggap    paling proporsional.

Di samping delapan tips di atas, ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan oleh pelamar saat membuat foto lamaran kerja, berikut hal yang harus dihindari saat membuat foto lamaran kerja

  • Hindari memakai aksesoris saat berfoto untuk lamaran kerja
  • Selalu arahkan pandangan ke kamera
  • Hindari mendaur ulang foto dengan cara melakukan cropping dari foto yang sudah ada
  • Hindari mengambil foto dengan resolusi rendah seperti dari Webcam laptop


Itulah beberapa tips yang bisa kamu coba saat membuat foto lamaran kerja agar lebih terlihat profesional.
Tapi, jika kamu merasa kesulitan mendapatkan hasil foto yang maksimal, pilihan menggunakan jasa studio foto bisa kamu coba pertimbangkan.


sumber artikel : https://www.ekrut.com/media/foto-lamaran-kerja
credit pic : freepik.com

Komentar
Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar