Mengenal Apa Itu Generasi Baby Boomers, X, Y, Z, Millenials, dan Alpha
Mengenal Apa Itu Generasi Baby Boomers, X, Y, Z, Millenials, dan Alpha
Mengenal Apa Itu Generasi Baby Boomers, X, Y, Z, Millenials, dan Alpha

Pernahkah mendengar istilah Baby Boomers, generasi X, Y, Z, millenials hingga alpha? Apa sih sebenarnya hal yang membedakan generasi tersebut hingga dikelompokkan begitu banyak? Istilah-istilah tersebut merupakan label atau julukan bagi kelompok generasi yang lahir pada rentang waktu tertentu.

Generasi Baby Boomers hingga Millenials Menurut Beresfod Research, secara umum pengelompokan generasi adalah sebagai berikut: Gen Z: kelahiran 1997-2012 dan berusia antara 9-24 tahun pada 2021 Gen Y atau Millennials: kelahiran 1981-1996 dan berusia antara 25-40 tahun pada 2021 Gen X: kelahiran 1965-1980 dan berusia antara 41-56 tahun pada 2021 Baby Boomers: kelahiran 1946-1964 dan berusia antara 57-75 tahun pada 2021

Sementara yang terbaru adalah Generasi Alpha, yaitu mereka yang lahir antara tahun 2010-2011 hingga sekarang. Terdapat stereotip yang berkembang bahwa Millennials adalah generasi pemalas, Gen Z adalah sekumpulan anak muda yang tidak bisa lepas dari ponsel, dan Baby Boomer adalah orang-orang tua yang kolot dan sulit menerima perubahan.

Karakteristik tiap generasi Melansir BBC, Alexis Abramson, seorang ahli dalam pengelompokan generasi, mengatakan, perbedaan waktu kelahiran menghasilkan karakteristik generasi yang berbeda. "Kapan Anda lahir memengaruhi sikap Anda, persepsi Anda, nilai-nilai yang Anda yakini, dan perilaku Anda," kata Abramson.

1. Baby Boomer

Istilah Baby Boomer berasal dari badan resmi pemerintah Amerika Serikat, yakni Biro Sensus AS yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan data dari seluruh AS. Mereka dinamai demikian karena lonjakan besar kelahiran setelah Perang Dunia II. Kelompok ini dimulai pada tahun 1946 dan berakhir dengan mereka yang lahir sekitar tahun 1964, ketika angka kelahiran mulai menurun lagi. Abramson mengatakan, Baby Boomer memiliki karakteristik: Komitmen tinggi Mandiri Kompetitif Menurut Abramson, kecenderungan kompetitif pada Baby Boomer kemungkinan disebabkan banyaknya individu yang lahir pada generasi ini, sehingga mereka harus bersaing ketat untuk mendapatkan tempat di masyarakat.

2. Gen X
Lembaga thinktank Resolution Foundation mendefinisikan Gen X sebagai mereka yang lahir antara tahun 1965 dan 1980. Mereka tumbuh di masa ketika teknologi berkembang pesat, tetapi belum secanggih seperti sekarang ini. Karena itu, generasi ini merasakan pertumbuhan dunia digital dan masih mengalami era kehidupan non-digital, dan memahami pentingnya keduanya. Abramson mengatakan, Gen X memiliki karakteristik: Banyak akal Logis Pemecah masalah yang baik

3. Generasi Y
Atau Millennials Millennials merujuk pada mereka yang lahir dari tahun 1980 hingga 1996. Generasi ini sering digambarkan sebagai "pemalas" dan dinilai lebih suka menghabiskan uang yang seharusnya mereka tabung untuk membeli rumah demi jajan es kopi susu. Akan tetapi, menurut Abramson, generasi Millennials juga merupakan generasi pertama yang dapat disebut sebagai digital native. Menurut dia, hal ini membuat Millennials sangat mandiri, karena mereka tidak lagi harus bergantung pada orang lain untuk memecahkan masalah mereka atau mengajari mereka banyak hal, karena mereka memiliki internet untuk itu. Selain mahir dengan dunia digital, Abramson mengatakan, karakteristik lain Millennials meliputi: Percaya diri diri Rasa ingin tahu Mempertanyakan otoritas Abramson mengatakan, karakteristik Millennials yang tidak takut untuk mempertanyakan otoritas cenderung dianggap buruk oleh beberapa generasi yang lebih tua, yang cenderung tidak melakukan hal tersebut.

4. Gen Z
Terdapat beberapa pendapat yang berbeda tentang kapan Gen Z dimulai. Pew Statistics mengatakan Gen Z dimulai pada 1997, sedangkan Statistics Canada mengatakan 1993, dan yayasan Resolution mengatakan 2000. "Kapan pun pun itu benar-benar dimulai, kita dapat dengan aman mengatakan kelompok ini masih muda, dan tidak pernah mengenal kehidupan tanpa teknologi," ujar Abramson.
Hal itu juga membuat Gen Z disebut sebagai iGen oleh psikolog Amerika, Jean Twenge. Menurut Abramson, beberapa karakteristik Gen Z antara lain: Ambisius Digital-native Percaya diri

Generasi Alpha
Generasi berikutnya dijuluki Generasi Alpha oleh peneliti sosial Mark McCrindle. Generasi ini yang lahir pada tahun 2010 dinilai akan menjadi kelompok yang sangat besar dengan hak mereka sendiri. Meskipun tidak mengkhususkan diri dalam kelompok ini, Dr Abramson memperkirakan mereka akan berorientasi pada keluarga (karena orang tua mereka adalah Gen X dan milenium, yang katanya sangat terlibat sebagai orang tua). Selain juga lebih cerdas secara digital daripada generasi mana pun yang datang sebelum mereka. "Mereka pergi ke dunia baru di mana kita tidak terlalu banyak memberi label - kita tidak mengatakan 'mereka perempuan dan mereka laki-laki', 'mereka hitam dan mereka putih', 'mereka' mereka gay dan mereka tidak'… masyarakat menjadi lebih terbuka,” kata Abramson. Tidak banyak yang bisa dikatakan tentang mereka sekarang, tetapi mungkin tidak akan lama sebelum Gen Alpha menjadi berita utama seperti halnya millenials saat ini.

Karakteristik generasi tidak paten
Abramson mengungkapkan, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa karakteristik generasi yang telah ia sebutkan bersifat umum dan bisa berbeda pada tingkat individu. Hal ini sama seperti horoskop, seseorang mungkin mengidentifikasi karakteristiknya cocok dengan satu atau dua karakteristik Sagitarius atau Leo. Akan tetapi, seseorang tidak akan pernah sepenuhnya sama dengan sebuah deskripsi zodiak. Abramson mengatakan, mempelajri karakteristik umum dari masing-masing kelompok generasi adalah untuk belajar berkomunikasi atau bekerja sama. "Agar kita tahu bagaimana dan kapan harus bekerja secara berbeda dengan sebuah kelompok," ujar Abramson. Dengan kata lain, Anda tidak akan memperlakukan orang berusia 60 tahun dengan cara yang sama seperti Anda memperlakukan remaja. Sehingga, pembagian kelompok ini memberi gambaran kasar tentang apa yang mungkin diinginkan dan dibutuhkan oleh kelompok usia yang berbeda.

Sumber artikel : https://www.kompas.com/tren/read/2021/12/26/170000565/mengenal-apa-itu-generasi-baby-boomers-x-y-z-millenials-dan-alpha?page=4. Penulis : Jawahir Gustav Rizal, Editor : Rizal Setyo Nugroho
Sumber gambar :  https://www.canva.com/

Komentar
Belum Ada Komentar
Tambahkan Komentar